Sunday, May 28, 2006

Laa Tahzan

Pernah baca buku Laa Tahzan? ya, benar. Buku ini termasuk best seller yang penulisnya adalah DR. 'Aidh Al Qarni. Beliau adalah penulis paling produktif di Arab Saudi saat ini. Tapi buka tentang buku yang ingin saya tulis pada blog ini, melainkan tentang tema dari sebuah Konser amal Nasyid yang di selenggarakan Universitas Yarsi, di Istora Senayan (28 Mei 2006) dengan tema Laa Tahzan yang artinya Jangan bersedih.
Konser amal 2 sesi ini menampilkan tim nasyid-tim nasyid dari dalam negeri, dengan dua bintang tamu tim nasyid dari negeri jiran malaysia, yaitu Rabbani dan Brother.
Sebenarnya Konser amal ini bertujuan untuk menggalang dana kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di Palestina, tapi dengan adanya Gempa Jogya yang terjadi sehari sebelum konser diadakan, maka dana yang terkumpul sebagian dibagikan juga untuk saudara kita di Jogyakarta agar dapat meringankan sedikit beban mereka dan menjaga mereka dengan keimanan mereka sekarang.
Konser berlangsung sangat syahdu, di liputi duka saudara kita di Jogya, dan Palestina. Tidak banyak penonton yang datang, oleh karena itu banyak dari penonton yang sudah memesan tiket, harus rela mengikhlaskan tiketnya untuk diberikan kepada orang lain atau hangus begitu saja karena harus sesegera mungkin tiba di Jogya yang merasa punya kerabat dan keluarga disana. Atau ada sebagian yang menjadi tim relawan ke sana. Tapi Alhamdulillah, dengan ijin Allah konser berlangsung baik.
Nasyid yang dinyanyikan tak lupa diawali dengan takbir dari tim nasyid dan pembawa acara. Dengan sepatah dua patah kata Tausyiah dari Ust. Yusuf Mansur, dan penggalangan dana.
Dana yang terkumpul sebesar Rp 7.035.000+2 cincin emas.
Konser ini sangat tepat dengan situasi sekarang, dengan tema Laa Tahzan yang artinya jangan bersedih, mengingat Kondisi saudara kita di Jogya dan sekitarnya untuk jangan berlarut-larut dalam kesedihan. Anggap ini suatu ujian keimanan kita. Semua yang ada di bumi tidak akan kekal. Anggap hikmah dari semua ini adalah Allah masih sayang kepada kita semua. "Tidak akan diuji suatu kaum, sesuai dengan kemampuannya."
Allah Maha Mengetahui, semakin berat ujian, semakin kuat iman kita. Insyaallah..
"Allah ma 'ana..Allah bersama kita."

Allahu Akbar.....

Jogya Gempa, Jakarta Panik

Sabtu (27 Mei 2006), terjadi gempa tektonik berkekuatan 5,9 skala ritchter (sr) mengguncang Jogya dan sekitarnya. Sekitar pukul 05.55 wib. Saat sebagian penduduk tertidur lelap. Banyak korban berjatuhan baik itu meninggal, luka parah atau luka ringan.
Kerusakan akibat gempa yang terparah melanda Kabupaten Bantul, propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Beberapa kecamatan di Bantul lumpu total, karena hampir seluruh bangunan parah.
Korban tewas juga melanda penduduk kab. Sleman, kab. Kulonprogo, kab. Yogyakarta.
Gempa kemarin disebabkan oleh sesar atau patahan aktif. Aktivitas sesar atau patahan aktif di bagian selatan Yogyakarta berarah barat daya-timur laut.
Gempa yang memporakporandakan Yogyakarta dan sekitarnya juga mengguncang Jakarta.
Banyak warga Jakarta yang panik lantaran khwatir nasib sanak saudara dan kerabat mereka di sana. Apalagi buat mereka yang mempunyai orang tua disana atau keluarga di daerah gempa, dengan isu tsunami atau gempa susulan yang lebih dahsyat dari gempa pertama membuat mereka khawatir akan nasib keluarga mereka.
Mungkin saya dan juga anda merasakan kepedihan yang sangat mendalam yang dirasakan saudara-saudara kita di Yogya sana. Karena kita satu bangsa, bangsa Indonesia.
Sebagai muslim pun kita merasakan kepediha yang sama. Ibarat satu tubuh, bila ada salah satu bagian dari tubuh kita yang sakit, pasti yang lain akan merasakan sakit yang sama. Setiap muslim bersaudara.
Ulurkan tangan ada untuk memberikan sedikit rizki kita untuk membantu saudara kita. Karena di setiap rizki kita ada hak anak yatim dan fakir miskin.
"Intansurullaha yansurkum wayusabbit aqdaamakum..."

Saudaraku, setelah tsunami dahsyat dibumi Aceh tercinta, dan gempa bumi di Yogyakarta, bisa jadi akan ada tsunami2, atau gempa2 yang akan menimpa Indonesia, tanpa kita tau dan sadari siapa dan kapan bencana itu datang. Banyak2lah mengingat Allah, minta ampunlah atas semua dosa yang kita perbuat.

Indonesia tercinta sedang dilanda berbagai macama bencana dan cobaan, mungkin saatnya kita mendekatkan diri pada sang Khaliq, Yang Maha Segalanya.

"Kalau bukan sekarang, kapan lagi...."

Tuesday, May 23, 2006

Sahabat

Oh, sahabat... tiada terasa kan usai
kebersamaan yang telah kita ukirkan
Lalui segala cobaan dan perjuangan
Dalam langkah... yang baru setapak ditancapkan

Oh, sahabat... kalbu kan terlanda sunyi
Tiada tempat ringankan beban di hati
Berbagi kisah kala titi perjalanan
Tuk' pahami sebuah dilema diri

Segala coba ujian moga menguatkan
Membuat ketetapan di jalan panjang dan berliku
Ku kan ikuti jejak langkah ke ikhlasanmu
Tuk' mantapkan ukiran bakti pada tuhanku

Oh, sahabat... kenangku dalam dosamu
Ridholah padaku andai kuingat salahku
Mohon ampunan untukku atas dosaku
Moga kita akan bertemu di jannah-Nya

Ku coba nyalakan bara semangat di dada
tak larut dalam nestapa di perpisahan pilu
Ku kan ikuti jejak langkah keikhlasanmu
tuk mantapkan ukiran bakti pada tuhanku

Monday, May 15, 2006

Do'a Minta Jodoh

"Ya Tuhan, kalau dia memang jodohku, dekatkanlah....
Tapi kalau bukan jodohku, jodohkanlah....

Jika dia tidak berjodoh denganku,
maka jadikanlah kami jodoh....
Kalau dia bukan jodohku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain,
selain aku....

Kalau dia tidak bisa dijodohkan dengan aku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain,
biarkan dia tidak berjodoh sama seperti diriku....

Dan saat dia telah tidak memiliki jodoh,
jodohkanlah kami kembali....
Kalau dia jodoh orang lain,
putuskanlah! Jodohkanlah dengan aku....

Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain,
biar orang itu ketemu jodoh dengan yang lain dan
kemudian Jodohkanlah kembali dia dengan ku....

"Amin...."



(source: milis Forum Lingkar Pena, Februari 2003)

Bila Aku Jatuh Cinta

Tuhan....
Aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Duhai.... Zat Yang Maha Agung
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu
yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Duhai.... Penguasa Langit dan Bumi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang
yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Duhai.... Zat Yang Suci
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Dan....
Tuhan....
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

Amiiinn................

Friday, May 12, 2006

Akh Febri

"Kriteria Akhwat yang bakal jadi calon istri antum?" begitu tanya aku satu saat.
"Wah gimana ya , srie.. aku kan anak YAI.. Jd minimal aku harus dapat istri minimal anak kedoketeran UI." Kata Febri. "Hah!! ngaca dong... anak YAI aja mau dapat anak UI." begitu aku berkomentar. Dia sempet diam.. mungkin kaget ada ade kelas rohisnya yang berani ngomong seperti itu sama alumninya. "hehehe.. beranda akhi. Afwan".
"Aku cuma mau ngingetin jangan sampe kita mengkriteriakan calon istri atau suami kita yang terlalu tinggi.. kalo ga dapet gimana." Lagian ustadz marah lho kalo antum ngomng gitu ma ustadz. Dia cuma diam.
Namanya Febriyanto, umur 30 tahun. Rumah di prumnas klender. Aku mengenal dia sebagai ikhwan yang keras.. "Buat apa hijab, kalo komunikasi ga lancar.." semua yang ada di forum rapat kaget. Lalu sang akhwat cuma bisa bilang "Afwan akhi ana cuma tidak ingin mengundang fitnah". "jangan terlalu kaku, lebih baik kita hijab diri kita sendiri." kata akh febri. Ada benernya sih. Cuma hati orang siapa yang tau.
Cita2 dia ingin cepat2 bekerja. Tp ternyata jalan Allah untuknya beda, sebelum selesai kuliah dia sudah sakit ginjal akut, yang harus 1 minggu 2 kali dia cuci darah.
"Srie,.. akh febri masuk rumah sakit." begitu kata akh deni, temen deketnya. "Sakit apa?" Ginjal yang harus cuci darah dan ga tau sembuhnya, hanya tunggu keajaiban aja.
Sore itu aku ditemani dengan akh deni, pergi ke rumah sakit. Utusan Alumni rohis. Kaget banget, setelah melihat kondisinya yang ngedrop, tp sempet2nya dia bercandain aku ma akh deni. Ciyee.. b2 nih.. aku cuma senyum2 aja. Masalahnya aku bertemu dengan akh deni di depan rumah sakit.
Hari berganti, minggu berganti, bulan berganti. Tiba-tiba...
Kringgg.... "Assalamu'alaikum... Srienya ada," kata penelpon diseberang sana. "Ya, saya sendiri." kebetulan dirumah ga ada orang jadi aku yang angkat telponnya. "Srie, ane febri, ane minta tolong ma srie, tlong cariin dana buat ane cuci darah." Deg!!.. ternyata dia belum sembuh. Aku udh ga kuat lagi srie. Ayahnya sudah meninggal, ibunya sudah tua, hanya mengandalkan pensiun ayahnya. Aku cuma bisa bilang, insyaallah aku kumpulkan dana dari temen2 alumni rohis yang ga seberapa banyak. Dan aku juga akan minta donatur, yang sebenarnya aku masih menerka siapa donaturnya.
Akhirnya sore itu aku telp ukhti lina, untuk bersilaturrahim kerumah akh febri. Tp dia ga ada, sedang cari dana. Ngobrol banyak sama ibunya. Dan ibunya juga ga tau harus cari dana kemana lagi. Untuk bekerja akh febri tidak bisa bekerja yang berat2.
Akhirnya aku dapat info mengenai LKC DD insyaallah bisa, dan mensosialisasikan dana ke kader Partai Keadilan dan dpra plus DPC setempat.
Udh berganti tahun aku ga dengar kabar beritanya,.. tapi aku selalu mendoakan dia agar selalu baik2 saja, diberikan ketabahan menghadapi cobaan, kemudahan rizki, keimanan dan islaman, dan selalu berada di jalan-Mu.

"Buat akh Febri; Sabar ya... Allah ma'ana.. Allah bersama kita."

posted by sriee @ 11:54 PM
1 comments

Kepegianmu sang embahku tercinta....

Muhammad Abdurrahman dan Ruminah. Itu adalah nama mbah putri dan mbah kakungku. Kmrn waktu tgl 2 Mei 2006 Mbah kakungku meninggal dunia. Subhanallah begitu tenang banget saat2 sakaratul mautnya. Aku begitu terharu melihat saat2 beliau menghembuskan nafas terakhir. Saat kami semua (anak2 dan cucu2nya) masih sempat membacakan quran dan memanjatkan do'a buat beliau..
Semua yang ada diruangan itu hanyut dalam kesedihan yang mendalam.. Tak henti2nya memanjatkan do'a agar beliau mendapat tempat yang mulia disisi-Nya.
"Mandi itu jam 3 pagi, denger itu..." begitu mbahku selalu bilag kepada semua cucu2nya. Jam 3 pagi?? waktu yang sangat baik untuk melaksanakan qiyamulail (shalat tahajud dan berdoa). Tp godaan syetan itu begitu kuat sehingga mata ini susah sekali untuk membuka atau sekedar menarik selimut. "Baca do'a, perbanyak zikir, mengingat Allah,.." Ingatlah Allah itu disetiap saat. Almarhum memang bukan orang berpendidikan. Sejak kecil almarhum sudah ditinggal mati oleh kedua orang tuanya. Bertemu mbah putriku saat mbahku kerja di RSCM. Mereka menikah dan mempunyai 12 orang anak. Subur memang.. tp 2 anaknya meninggal dunia. Mbahku bukan orang yang lembut, tp dia baik dan keras dalam mendidik ilmu2 agama untuk anak2 dan cucu2nya. Ulet dalam bekerja... Penyakit yang dideritanya pun banyak diantaranya tidak bisa mendengar alias tuli,.. katarak sebelah mata dan susah berjalan. Tp alhamdulillah sejak dia tuli dia tetap menjadi Imam masjid... Dan sakitpun dia tidak pernah meninggalkan shalat. Kecuali beberapa buat terakhir disaat beliau, tidak ingat siapa2 lg.
"Di bawah bantal ada uang 3 jt, kalo aku meninggal tlng uang ini digunakan dengan sebaik2nya". Begitu pesan beliau kepada 2 anaknya (yang kebetulan salah satunya adalah ibuku). Hal yang tidak pernah diduga, beliau hanya tidak ingin meninggalnya menyusahkan anak cucunya. Ohh.. mbahku.. aku sayang sekali,.. Mudah2an Engkau mendapat tempat yang mulia disisi-Nya. Amin..

Oase, 2 mei 2006... kenangan tak terlupakan

posted by sriee @ 8:41 PM

perasaan minggu ini

cape', seneng, sedih dan bahagia. Akhirnya kakakku menikah juga besok tgl 9 April 2006 di Mekkah sekalian umrah. Jdi peluang aku untuk menikah udh didepan mata, cuma masalahnya siapa orangnya ya?? Pengen sih ikut tp ga ada temennya en ga ada yang mensubsidi. Doain dong buat yang baca mudah2an aku juga bisa pergi kesana. Subhanallah kan kalo kita bisa kesana.. Aku udh nitip doa ma nyokap kalo nti sampe disana jangan lupa doain aku... aku minta doa yang terbaik, karena kalo aku minta yang muluk2, kalo emang ga kesampean nti aku malah frustasi lg..
Makanya mulai sekarang banyak2 doa dan niat yang kuat buat ke sana. Insyaallah kalo Allah berkehendak kita bisa pergi... Amin..

posted by sriee @ 12:33 AM
5 comments

Pembalasan

ass... blog mania... kumaha atuh kabarnya?? damang?? mdh2an ya aku doain kamu dalam keadaan baik. hany, kapan ngajarin aku buat blog lagi supaya blog ku ada fotonya. hehehe.. centil banget yee...
Mba febri aku belum kalah lho... Bis males banget kewarnet, mau buka dirumah takut telp bengkak. Gajiku kan skrg cm cukup buat makan ma jalan aza. hihihi... Skrg aja aku blm makan nih, laperrr berat. Mau makan duit udh abis buat bayar warnet.
Udah ah, makan dl... laperrrrrrrrrrr
Wass....

PERCOBAAN

Assalamu'alaikum..
Jadi juga nih blog aku. Buat hany,.. makasih... Yuni pelittt ga mau ngajarin aku... Awas lho.. Buat temen2 BA jangan chatting terus.. kerja woiiii... proyek blm selesai.
Wassalam..